BAB 1 Awal Yang Tidak Terduga Lahir sebagai anak tunggal dari keluarga sedeharna, Tama Dirgantara tumbuh dibawah asuhan ibu yang bekerja sebagai guru dan seorang ayah yang seorang mekanik. Dari kecil, ia sering diajak ayahnya memabantu memperbaiki kendaraan, yang secara tidakk langsung membentuknya menjadi seorang yang teliti dan problem-solver. Selain itu, Tama memiliki kegemaran bermain basket sejak usia delapan tahun, berkat pengaruhn pamannya yang seorang atlet profesional. Hobi ini tidak hanya memebawanya pada berbagai kejuruan tetapi juga membentuk disiplin dan ketahanan mentalnya. Namun, di balik kesibukannya, Tama adalah remaja biasa yang gemar mendenarkan musik indie dan bermain gitar di waktu luang, menciptakan lagu-lagu sedehana sebagai bentuk pelarian dari rutinintas sehari-hari. Sebagai siswa kelas XI di SMA Nusantara, di dikenal sebagai sosok yang cerdas, atletis, dan memiliki senyum yang mampu membuat banyak siswi berdebar. Tapi Tama tidak pernah merasa dirinya istimewa....